Kawasan hutan mangrove yang dulunya dilindungi di Teluk Benoa berpotensi berubah menjadi lokasi mega konstruksi seluas 810 hektar. Rincian rencana pembangunan fasilitas MICE, proyek komersial dan hunian terpadu, fasilitas rekreasi dan resor, ruang perkantoran, apartemen, serta vila mulai terungkap.
Belum ada tanggal dimulainya pekerjaan yang diumumkan, sementara protes meluas terhadap proyek tersebut terus berdatangan dari berbagai kalangan masyarakat Bali.
Terakhir Diperbarui pada 20 Juni 2025 oleh Bawang Merah Teluk Jimbaran

